by VALSZE
Memuat data dari server...
Top

Aku Capek, Serius…

logo

Aku Capek, Serius…

Aku memang hanya orang jelek dan miskin, tanpa wajah tampan dan uang banyak, jadi sebenarnya wajar saja kalau kamu menjauh, derajat kita memang jauh berbeda. Cuma sikapmu yang menjauhiku, kini membuatku juga mulai menutup hati. Karena sekarang kita sudah bukan teman atau apapun, aku pun sudah tidak peduli lagi tentangmu. Tidak seperti kamu, aku tidak punya siapa-siapa untuk bercerita tentang semua ini. Sebegitu banyak hal yang ingin kusampaikan, hanya sedikit yang bisa kutuliskan di sini.

 

Kau mengingkari semua perkataanmu sendiri saat berada di tempatku. Mungkin kamu tak akan pernah ingat apa yang sudah kamu ucapkan di sini. Kamu pernah bertanya apakah orang berciuman saat akan berpisah di bandara itu tidak umum di negara ini? Aku bilang tidak, kecuali kalau mereka akan berpisah dalam waktu yang lama. Aku bilang, “Apa kamu mau mencoba?” Kamu jawab, “Ya, kenapa tidak, besok kita coba ya.” Well, talk is cheap... Bahkan di sana, untuk menyentuh tanganmu pun kau tolak begitu saja.

 

Aku masih ingat semua sentuhan tangan lembutmu, dan aku yang menyisir rambutmu dengan tanganku. Semua terasa seperti ilusi sekarang.

 

Aku terombang-ambing di mood swing-mu yang benar-benar tak bisa aku duga. Kamu memintaku berhenti mencintaimu. Kamu berhenti memintaku jadi manusia yang punya hati. Kamu selalu bilang, “Kamu tidak peduli dengan perasaanku, tidak peduli dengan kehidupanku.” Jadi, apakah kamu peduli dengan hatiku? Kamu mempermainkan perasaanku dengan semua sikap dan perkataanmu selama di tempatku. Seakan memberi sinyal bahwa rasa itu memang ada di antara kita. Dan sekarang? Kamu menjadi orang dengan pribadi yang sangat berbeda setelah kamu pulang ke negaramu. Tidak ada lagi sikap-sikap mesra, tidak ada lagi kalimat menenangkan hati setelah kamu selesai dengan tujuanmu ke sini, terus menghilang ketika hasrat telah usai.

 

Kini, aku benar-benar tak peduli dan tidak akan memakai hati. Aku capek, serius.

 

“If you still love her, just go back to her, why are you telling me all of this?” Aku tidak pernah sesakit hati itu sebelumnya 🙂

 

Disclaimer; semua tulisan yang ada di kategori scraps adalah fiksi.